Walaupun sulit dipercaya, ada sejumlah besar kecelakaan fatal yang terus terjadi di negara ini yang melibatkan para siswa ketika naik dan turun bus sekolah.

Menurut angka yang dipublikasikan dari Departemen Transportasi Kansas dan sumber lain mengkonfirmasi bahwa kematian dan cedera di zona bongkar muat, yang seharusnya disebut ‘zona bahaya’, menyebabkan 13 kecelakaan fatal, yang melibatkan anak-anak sekolah K-12. Dari 13 korban jiwa, 7 terjadi di belakang bus dan 6 tewas oleh pengendara yang lewat.

Kematian pejalan kaki di ‘zona bahaya’ tiga kali lebih banyak dari kematian penumpang bus sekolah. Ini membuat waktu untuk naik dan turun Charter Bus Semarang bus sekolah, salah satu bagian yang paling berbahaya dari perjalanan bus.

Alasan mengapa ‘zona bahaya’ berpotensi sangat berbahaya adalah karena ini adalah area di semua sisi bus di mana anak-anak tidak terlihat oleh pengemudi (sepuluh kaki di depan bus di mana pengemudi mungkin duduk terlalu tinggi atau sepuluh kaki di kedua sisi bus di mana seorang anak mungkin berada di titik buta pengemudi, dan area di belakang bus sekolah).

Mempertimbangkan meningkatnya kematian seperti itu, ada beberapa produk wajib dan perubahan desain dalam bus sekolah yang diterapkan. Misalnya, aturan federal mewajibkan semua bus baru untuk memiliki sistem peringatan lampu 8-amp dan menghentikan lengan sinyal.

Sementara jumlah kecelakaan seperti itu di ‘zona bahaya’ telah berkurang secara signifikan selama bertahun-tahun, Bagian Transportasi Sekolah Rental Bus Pariwisata Semarang dari Dewan Keselamatan Nasional merekomendasikan agar pelatihan tentang berbagai aspek naik dan turun bus harus diberikan baik kepada siswa maupun siswa.

Berikut adalah beberapa panduan sederhana yang dapat Anda latih untuk anak Anda saat ia bersiap-siap naik dan turun bus sekolahnya:

– Hindari perilaku gaduh saat menunggu bus. Tetap tenang dan jangan nyasar ke jalanan.

– Tetap jauh dari jalan saat bus mendekat.

– Setelah memasuki bus, cari tempat duduk dan duduk.

– Simpan kepala, leher, dan lengan Anda di dalam bus.

– Ketika sekolah tiba, tunggu bus berhenti sepenuhnya sebelum bangkit dari kursi.

– Jaga agar lorong bus bersih dari kekacauan.

– Berjalanlah setidaknya 10 kaki di depan bus di sepanjang sisi jalan, jika Anda harus menyeberang jalan di depan bus.

– Tunggu sampai pengemudi memberi Anda sinyal ‘berjalan’ sebelum Anda mulai menyeberang jalan.

– Saat menyeberang jalan, awasi mata Anda untuk lalu lintas yang mendekat.

– Selalu menjauh dari roda belakang bus.