Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi properti adalah salah satu favorit. Setidaknya ada 9 alasan mengapa kita harus berinvestasi di properti dan bukan jenis investasi lain:

1. Kekuatan “Leverage”

Untuk berinvestasi di properti kami memiliki opsi untuk tidak menggunakan 100% dari uang kami, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OPM). Salah satu sumber paling umum adalah uang pinjaman bank. Bergantung

memilih property komersial pada negara tempat kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% hingga 95%. Dalam hal ini kita hanya perlu membayar uang muka 5% hingga 30% dari harga properti. Ini juga berarti bahwa leverage sekitar 3,3 hingga 20 kali.

2. Risiko relatif rendah

Secara umum, investasi dalam properti tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana harga dalam satu hari dapat turun dan naik secara signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana ekonomi buruk, investasi properti mungkin sedikit terpengaruh. Jika dibandingkan dengan jenis investasi lain, seperti membuka bisnis, menyimpan uang di deposito atau berinvestasi di saham, investasi properti memiliki risiko lebih rendah daripada investasi tersebut. Jika kita melihat risiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, properti memiliki risiko yang relatif rendah dengan pendapatan potensial yang baik dari sewa dan capital gain.

3. Dua sumber pendapatan: sewa dan keuntungan modal

Investasi properti menawarkan kombinasi antara pendapatan sewa dan keuntungan modal. Berinvestasi dalam properti tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga properti

4. Kontrol penuh untuk meningkatkan nilai properti

Jika Anda memiliki properti, Anda memiliki kontrol penuh tentang bagaimana Anda akan meningkatkan nilai properti. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai properti, mulai dari hal yang sangat sederhana seperti mengecat properti. Cara lain adalah dengan membeli beberapa aksesori atau kosmetik, dan renovasi. Kegiatan ini sangat penting terutama ketika kita ingin menyewa atau menjual properti. Beberapa orang melakukan renovasi kecil untuk meningkatkan nilai properti sehingga pemilik dapat menjual dengan harga yang jauh lebih tinggi.

5. Investasi yang aman dan pasti dalam jangka panjang

Harga properti biasanya tidak akan berfluktuasi begitu banyak. Secara umum, mungkin perlu waktu untuk perubahan harga properti dari waktu ke waktu. Ini berbeda dari pasar saham misalnya di mana harga dapat berubah secara dramatis di malam hari.

6. Perlindungan terhadap inflasi

Tidak seperti tabungan atau deposito di mana bunga diberikan biasanya jauh lebih rendah daripada tingkat inflasi, harga properti biasanya mengikuti setidaknya tingkat inflasi. Dalam hal ini, berinvestasi di properti masih merupakan pilihan yang lebih baik untuk melindungi mereka dari inflasi.

7. Kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan finansial

Dengan menggunakan pendapatan sewa untuk menghasilkan arus kas positif, dimungkinkan untuk mencapai kemandirian finansial setelah beberapa tahun tergantung pada tingkat keberhasilan setiap orang dalam investasi properti. Misalnya, jika seseorang memiliki penghasilan $ 3.000 per bulan, orang itu dapat bebas secara finansial dengan menghasilkan uang tunai $ 3.000 per bulan dengan 5 properti dengan setiap properti menghasilkan aliran kas positif $ 600 per properti per bulan. Anggap saja rumah kecil atau rumah baris, sewa $ 600 akan sangat masuk akal dan cukup konservatif dalam hal ini.

8. Dapat mengurangi beban pajak

Mendirikan perusahaan dan membeli properti menggunakan nama perusahaan dapat menghemat pajak. Properti sewa dapat dianggap sebagai pajak penghasilan dan biasanya akan berlaku hanya setelah dikurangi semua biaya yang dibebankan. Membeli properti atas nama perusahaan akan lebih menguntungkan daripada membeli atas nama individu.

9. Menjadi kaya melalui properti

Investasi properti dapat membuat orang menjadi benar-benar kaya. Kunci kekayaan dalam properti adalah melalui capital gain. Misalnya, seseorang berinvestasi di apartemen dengan harga $ 500K dengan uang muka $ 50K. Sewa bulanan properti cukup untuk membayar cicilan bulanan bank, jadi secara otomatis, dibiayai dengan cicilan bulanan Perumahan Cikarang 

sewa bank. Setelah 20 tahun, properti telah dibayar penuh dan harga telah dihargai misalnya, menjadi $ 1 juta (ini konservatif, karena harga properti secara umum akan meningkat tiga kali lipat atau bahkan empat kali lipat dalam 20 tahun). Dalam hal ini, laba bersih dari investasi ($ 1 M – $ 50 ribu) = $ 950 ribu. Jika orang ini memiliki 3

apartemen dan total laba bersih akan hampir $ 3M dalam 20 tahun. Orang ini benar-benar telah menjadi jutawan dengan investasi properti.